Donor Darah Menyehatkan Fisik dan Mental

 

M. Yusuf

 

Persepsi ketika orang mendengar kata donor darah akan berbeda beda, ada yang merasa senang karena dapat membantu orang lain; ada juga yang merasa takut karena sakit ditusuk jarum dan membayangkan darahnya akan habis karena donor darah. Donor darah sendiri adalah kegiatan menyumbangkan darah yang dilakukan dengan sukarela untuk sosial kemanusiaan kepada orang yang membutuhkan. Donor darah di Indonesia dibawah naungan dan pengawasan Palang Merah Indonesia (PMI), Darah hasil donor disimpan di bank darah dan digunakan untuk keperluan transfusi darah bagi orang yang membutuhkan. Keperluan transfuse, misalkan ibu melahirkan dengan perdarahan (eklamsia), orang dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisa, anemia, hemofilia, talasemia, leukemia dan trauma (luka) berat yang mengeluarkan banyak darah. Aturan donor darah di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya pada Pasal 114 sampai dengan pasal 122.

 

Syarat Donor Darah

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang bisa melakukan donor darah. Dikutip dari sumber PMI, bahwa syarat bisa mendonorkan darahnya adalah sebagai berikut:

1.    Sehat jasmani dan rohani

2.    Usia 17 sampai dengan 65 tahun.

3.    Berat badan minimal 45 kg.

4.    Tekanan darah : sistole 100 – 170 MmHg, diastole 70 – 100 MmHg

5.    Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%

6.    Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun)

 

Ada beberapa syarat tambahan:

1.     Tidak sedang mengkonsumsi obat-obat tertentu, misalkan obat pengencer darah

2.     Positif narkoba, kecanduan minuman keras atau seseorang yang baru saja membuat tattoo. Untuk seseorang yang membuat tattoo diperbolehkan donor darah setelah 6 bulan pembuatan tatto

3.     Tidak menderita penyakit menular seperti Hepatitis, Syphilis, AIDS dan lain lain

4.     Memiliki penyakit kelainan darah, misalkan thalassemia atau hemofilia,

5.     Memiliki riwayat sering kejang atau epilepsi

6.     Bagi wanita tidak sedang hamil, menyusui, atau menstruasi

7.     Ada riwayat bepergian ke daerah endemik malaria, DBD dan virus Zika.

8.     Sebaiknya 2 jam sebelum donor darah, makan terlebih dahulu

9.     Istirahat yang cukup

10.  Menandatangani Informed Consent (Identitas, riwayat kesehatan, beserta darahnya diperiksa dan bersedia dikasih tahu hasilnya)

 

Manfaat bagi Fisik dan Mental:

Tidak hanya bagi resipien (penerima), donor darah juga memberikan banyak manfaat bagi pendonor. Berikut manfaat donor darah:

1.    Deteksi Dini Penyakit

Skrining kesehatan sebelum pelaksanaan donor darah bermanfaat untuk deteksi dini penyakit menular tertentu, seperti: zika, malaria, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV AIDS.

2.    Menjaga Kesehatan Jantung

Menurunkan risiko serangan jantung, sirkulasi darah lancar sehingga menurunkan resiko stroke dan PJK. Seseorang yang rajin donor memiliki kandungan Fe dalam darah yang stabil.

3.    Mengurangi Kadar Kolesterol jahat (LDL dan Trigliserida)

Mengurangi penumpukan dan penyumbatan pembuluh darah oleh plak lemak

4.    Meningkatkan Produksi Sel darah merah baru

Setelah donor darah, sumsum tulang belakang akan memproduksi sel darah merah baru dengan Hb yang sehat untuk mengganti sel darah merah yang telah didonorkan. Sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, hal ini membuat tubuh bugar.

5.    Membantu Menjaga Kesehatan Mental

Disisi mental, dengan mendonorkan darah akan ada rasa senang bisa membantu sesama. Kita akan merasa hidup kita bermanfaat bagi orang lain, kepuasan ini yang akan membuat jiwa kita sehat. Muncul kesadaran dalam diri bahwa manusia harus saling membantu, manusia tidak dapat hidup sendiri. Seseorang yang sering berbuat baik (menolong) kepada sesama akan mudah bersyukur, lebih tenang dan damai dalam menjalani hidup; merasa menemukan kebahagian yang sesungguhnya.

  

Referensi:

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

https://ayodonor.pmi.or.id/

https://mediaindonesia.com/humaniora/589363/kebahagiaan-dapat-tingkatkan-kesehatan-mental-dan-fisik

Sumber gambar: Freepik